H-8 Lebaran 2026: 175 Ribu Kendaraan Mulai Tinggalkan Jabodetabek, Arah Timur dan Merak Ramai
Sebanyak 175.132 kendaraan tercatat meninggalkan Jabodetabek pada H-8 Lebaran 2026. Arus kendaraan menuju Merak dan Bandung mulai meningkat.

HALLONEWS.ID – Pergerakan kendaraan menjelang libur Idulfitri 1447 Hijriah mulai meningkat di sejumlah ruas tol di wilayah Jabodetabek dan Jawa Barat. Para pemudik mulai bergerak keluar dari Jabodetabek dengan tujuan berbagai daerah, terutama ke arah timur.
Senior General Manager Jasamarga Metropolitan Tollroad (JMT) Regional Division, Widiyatmiko Nursejati, mengatakan pemantauan lalu lintas pada H-8 Lebaran 2026 menunjukkan adanya peningkatan volume kendaraan di sejumlah gerbang tol utama.
“Data pemantauan H-8 Lebaran mencatat kenaikan volume lalu lintas di beberapa gerbang tol utama, terutama menuju wilayah Banten dan Bandung,” ujarnya, Sabtu (14/3/2026).
Berdasarkan laporan JMT, jumlah kendaraan yang meninggalkan Jabodetabek melalui sejumlah gerbang tol utama tercatat mencapai 175.132 kendaraan. Angka tersebut naik 0,72 persen dibandingkan kondisi lalu lintas normal yang mencapai 173.879 kendaraan.
Pergerakan Kendaraan di Gerbang Tol Jabodetabek
1. Gerbang Tol Cengkareng (Arah Bandara Soekarno-Hatta)
Sebanyak 83.572 kendaraan tercatat melintas menuju Bandara Soekarno-Hatta melalui Gerbang Tol Cengkareng. Jumlah tersebut meningkat 1,20 persen dibandingkan kondisi normal sebanyak 82.577 kendaraan.
2. Gerbang Tol Cikupa (Arah Merak)
Arus kendaraan menuju Merak melalui Gerbang Tol Cikupa mencapai 55.520 kendaraan. Angka ini meningkat cukup signifikan, yakni 6,88 persen dibandingkan lalu lintas normal sebanyak 51.944 kendaraan.
3. Gerbang Tol Ciawi 1 (Arah Puncak)
Untuk kendaraan yang menuju kawasan Puncak melalui Gerbang Tol Ciawi 1 tercatat 36.040 kendaraan. Volume ini justru mengalami penurunan 8,43 persen dibandingkan kondisi normal yang mencapai 39.358 kendaraan.
Di wilayah Jawa Barat, peningkatan arus kendaraan juga mulai terlihat menuju kawasan Bandung dan sekitarnya.
Total kendaraan yang melintas melalui Gerbang Tol Cileunyi dan Pasteur tercatat sebanyak 76.107 kendaraan, meningkat 1,93 persen dibandingkan lalu lintas normal sebesar 74.668 kendaraan.
4. Gerbang Tol Cileunyi (Arah Rancaekek dan Garut)
Sebanyak 38.728 kendaraan melintas menuju wilayah Rancaekek, Garut, dan sekitarnya melalui Gerbang Tol Cileunyi. Jumlah ini meningkat 2,34 persen dibandingkan kondisi normal sebanyak 37.844 kendaraan.
Sementara itu, kendaraan dari arah Bandung menuju Jakarta melalui gerbang yang sama tercatat 32.645 kendaraan, atau naik 14,23 persen dibandingkan kondisi normal yang mencapai 28.579 kendaraan.
5. Gerbang Tol Pasteur (Arah Kota Bandung)
Kendaraan yang masuk ke Kota Bandung melalui Gerbang Tol Pasteur tercatat 37.379 kendaraan, meningkat 1,51 persen dibandingkan lalu lintas normal sebanyak 36.824 kendaraan.
Adapun kendaraan yang keluar dari Bandung menuju Jakarta melalui gerbang tersebut tercatat 30.999 kendaraan, sedikit menurun 0,84 persen dibandingkan kondisi normal yang mencapai 31.261 kendaraan.
Imbauan bagi Pengguna Jalan Tol
Jasa Marga mengingatkan masyarakat yang akan melakukan perjalanan mudik untuk mempersiapkan perjalanan dengan baik.
Pengguna jalan diminta memastikan kondisi kendaraan dalam keadaan prima, menjaga kesehatan pengemudi, serta memastikan kecukupan bahan bakar dan saldo uang elektronik sebelum memasuki jalan tol.
Selain itu, pengendara juga diimbau menggunakan satu kartu e-toll yang sama saat bertransaksi di ruas tol dengan sistem tertutup seperti Tol Cipularang, Padaleunyi, dan JORR II, guna menghindari kendala saat melakukan transaksi di gerbang keluar. (dul)
