Petugas Damkar Tangerang Diduga Dianiaya Saat Bertugas, Korban Alami Luka di Kepala

Petugas Damkar Kota Tangerang diduga menjadi korban kekerasan saat bertugas di Pos Pinang. Korban mengalami luka di kepala dan masih menjalani observasi medis.

Sabtu, 11 April 2026 - 23:03 WIB
Petugas Damkar Tangerang Diduga Dianiaya Saat Bertugas, Korban Alami Luka di Kepala
Petugas Pemadam Kebakaran di Pos Pinang, Kota Tangerang, menjadi korban dugaan kekerasan saat bertugas. (Dok Hallonews)

HALLONEWS.ID – Seorang petugas piket Pemadam Kebakaran (Damkar) di Kota Tangerang diduga menjadi korban tindak kekerasan saat menjalankan tugas.

Insiden tersebut terjadi di Pos Damkar Pinang pada Jumat (10/4/2026) sekitar pukul 14.30 WIB.

Korban diketahui bernama Hidayat yang saat itu tengah berjaga seorang diri di pos. Berdasarkan kronologi, kejadian bermula ketika tiga orang datang dan meminta izin untuk singgah di lokasi.

Korban yang sedang bertugas mengizinkan mereka masuk dengan catatan tetap menjaga ketertiban.

Namun situasi mendadak berubah ketika salah satu terduga pelaku diduga dalam kondisi emosi. Pelaku memaki korban dan bahkan menyiramkan kopi. Upaya korban untuk meredam keadaan justru berujung tindakan kekerasan.

Korban dilaporkan mengalami pemukulan yang menyebabkan luka sobek di bagian pelipis kiri serta benturan di kepala. Kejadian ini langsung menjadi perhatian pihak terkait, mengingat korban sedang menjalankan tugas pelayanan publik.

Kepala Pelaksana BPBD Kota Tangerang, Mahdiar, menyatakan bahwa pihaknya saat ini fokus pada pemulihan kondisi korban. Ia memastikan korban mendapatkan penanganan medis secara optimal.

“Prioritas kami adalah memastikan korban mendapatkan perawatan terbaik dan kondisinya segera pulih. Kami juga mendampingi proses hukum yang sedang berjalan,” ujar Mahdiar dalam keterangannya, Sabtu (11/4/2026).

Usai kejadian, korban langsung melaporkan insiden tersebut ke Polsek Pinang sekitar pukul 15.30 WIB. Selanjutnya, korban menjalani visum di RS EMC sebelum kembali ke kantor polisi untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut bersama saksi.

Setelah proses pemeriksaan selesai pada malam hari, kondisi korban sempat memburuk. Ia mengalami mual, telinga berdengung, hingga muntah pada dini hari. Korban kemudian dilarikan ke IGD RS Hermina untuk penanganan lanjutan.

Hingga Sabtu pagi, kondisi korban dilaporkan mulai membaik namun masih dalam tahap observasi intensif. Tim medis merekomendasikan pemeriksaan lanjutan berupa CT scan kepala serta pemeriksaan saraf dan mata untuk memastikan tidak ada cedera serius.

Pihak BPBD menegaskan bahwa kejadian ini menjadi evaluasi penting terkait perlindungan petugas di lapangan.

Mereka berharap ke depan ada peningkatan keamanan bagi petugas yang bertugas melayani masyarakat.

Sementara itu, proses hukum terhadap terduga pelaku masih berjalan dan ditangani oleh pihak kepolisian. (wib)