Prabowo Hadiahi Danpaspampres Tongkat Komando, Pesannya: Jangan Persulit Orang
Presiden Prabowo Subianto memberikan hadiah tongkat komando kepada Danpaspampres Mayjen TNI Edwin Adrian Sumantha. Pesan yang terukir di hadiah itu menjadi sorotan publik.

HALLONEWS.ID – Sebuah hadiah dari Presiden Prabowo Subianto kepada Komandan Pasukan Pengamanan Presiden (Danpaspampres) Mayjen TNI Edwin Adrian Sumantha menjadi perhatian publik. Bukan sekadar tongkat komando, hadiah tersebut menyimpan pesan moral yang mencerminkan nilai kepemimpinan dan kepedulian terhadap sesama.
Momen itu diketahui dari unggahan akun Instagram pribadi Mayjen TNI Edwin Adrian Sumantha pada Sabtu (6/6/2026).
Dalam unggahan tersebut, Edwin memperlihatkan sebuah tongkat komando berbahan bambu alami yang disimpan di dalam kotak berlapis kain biru dengan latar belakang foto Presiden Prabowo.
Tongkat tersebut memiliki desain sederhana dengan karakteristik bambu asli yang mempertahankan simpul-simpul alaminya. Namun, perhatian publik justru tertuju pada tulisan yang terukir di bagian kotak penyimpanannya.
Presiden Prabowo menyisipkan sebuah pesan yang sarat makna tentang kepedulian dan pengabdian kepada masyarakat.
“Kalau anda tidak bisa bantu banyak orang, bantulah beberapa orang. Kalau anda tidak bisa bantu beberapa orang, bantulah satu orang. Kalau satu orang pun anda tidak bisa bantu, jangan mempersulit orang,” demikian kutipan pesan yang terukir pada kotak tongkat komando tersebut.
Pesan itu dinilai mencerminkan pandangan Prabowo mengenai pentingnya memberikan manfaat kepada sesama sesuai kemampuan yang dimiliki, sekaligus mengingatkan agar seseorang tidak menjadi penghambat bagi orang lain.
Hubungan kerja antara Prabowo dan Mayjen TNI Edwin Adrian Sumantha sendiri telah terjalin sejak beberapa tahun terakhir. Saat Prabowo masih menjabat sebagai Menteri Pertahanan, Edwin pernah bertugas di Kementerian Pertahanan sebagai Kepala Biro Hubungan Masyarakat Sekretariat Jenderal.
Setelah Prabowo dilantik sebagai Presiden Republik Indonesia, Edwin mendapat kepercayaan memimpin Pasukan Pengamanan Presiden dengan menggantikan Mayjen TNI Achiruddin.
Ia resmi menjabat sebagai Danpaspampres sejak 27 Mei 2025 dan hingga kini bertanggung jawab atas pengamanan Presiden, Wakil Presiden, serta tamu-tamu negara dalam berbagai kegiatan kenegaraan.
Hadiah tongkat komando beserta pesan yang menyertainya pun menjadi simbol kedekatan sekaligus pengingat akan nilai-nilai kepemimpinan yang mengedepankan pengabdian, empati, dan semangat melayani masyarakat.
Unggahan tersebut mendapat perhatian luas di media sosial, dengan banyak warganet menilai pesan yang disampaikan Prabowo relevan untuk diterapkan dalam kehidupan sehari-hari maupun dalam menjalankan tugas sebagai aparat negara dan pelayan publik. (agn)
