Sport Center Nasional Rp5 Triliun Dibangun di Bogor, Ada Sekolah Atlet hingga Venue Kelas Dunia

Bogor akan memiliki sport center nasional berstandar internasional di Rancabungur. Proyek Rp5 triliun ini dilengkapi sekolah atlet, pusat riset olahraga, asrama, hingga venue berbagai cabang olahraga unggulan.

Selasa, 19 Mei 2026 - 10:40 WIB
Sport Center Nasional Rp5 Triliun Dibangun di Bogor, Ada Sekolah Atlet hingga Venue Kelas Dunia
Kabupaten Bogor dipersiapkan menjadi salah satu pusat olahraga terbesar di Indonesia melalui pembangunan sport center nasional di Kecamatan Rancabungur. Foto: Dok Pemkab Bogor for HalloNews

HALLONEWS.ID – Kabupaten Bogor dipersiapkan menjadi salah satu pusat olahraga terbesar di Indonesia melalui pembangunan sport center nasional di Kecamatan Rancabungur.

Proyek yang digagas Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) itu akan menghadirkan fasilitas olahraga modern lengkap dengan akademi atlet dan pusat riset olahraga.

Kawasan sport center nasional tersebut direncanakan berdiri di atas lahan sekitar 500 hektare di wilayah Candali-Cimulang, Kecamatan Rancabungur, Kabupaten Bogor, Jawa Barat.

Sekretaris Kemenpora, Gunawan Suswantoro, mengatakan proyek ini menjadi bagian dari strategi pemerintah untuk memperkuat pembinaan atlet nasional agar mampu bersaing di level dunia.

“Sekolah dan venue olahraga semuanya lengkap, bahkan untuk melakukan penelitian terhadap salah satu cabang olahraga, semuanya akan tersedia,” ujar Gunawan, Selasa (19/5/2026).

Dalam kawasan itu nantinya akan dibangun berbagai venue olahraga bertaraf internasional untuk mendukung pelatihan maupun kompetisi. Cabang olahraga yang disiapkan antara lain akuatik, atletik, bulu tangkis, sepak bola, panjat tebing, bela diri, hingga dayung.

Tak hanya venue pertandingan, pemerintah juga menyiapkan fasilitas penunjang seperti pusat sport science, area pemulihan atlet, laboratorium penelitian olahraga, hingga asrama atlet nasional.

Menariknya, kawasan tersebut juga akan memiliki sekolah khusus atlet yang terintegrasi mulai tingkat SD, SMP hingga SMA. Konsep ini disiapkan untuk mendukung pembinaan atlet usia dini secara berkelanjutan.

Para calon atlet akan diseleksi dari berbagai daerah berdasarkan bakat dan prestasi pada masing-masing cabang olahraga.

Pemerintah memperkirakan pembangunan sport center nasional ini membutuhkan anggaran sekitar Rp5 triliun yang akan dialokasikan secara bertahap selama tiga tahun.

Saat ini, proses yang dilakukan masih tahap sinkronisasi perencanaan dan administrasi lintas kementerian. Adapun pembangunan fisik dijadwalkan mulai berjalan pada 2027 hingga 2028.

Seluruh fasilitas utama ditargetkan dapat mulai beroperasi pada awal 2029.

Sementara itu, Bupati Bogor Rudy Susmanto menyebut proyek tersebut diyakini akan mendorong pertumbuhan ekonomi sekaligus mempercepat pembangunan wilayah Bogor bagian barat.

Selain sport center nasional, pemerintah juga merencanakan pembangunan universitas dan kawasan pendukung lainnya dengan total pengembangan mencapai sekitar 750 hektare.

Pemkab Bogor juga mulai menyelaraskan pembangunan infrastruktur akses menuju kawasan tersebut, termasuk jalur Bomang hingga Rancabungur-Leuwiliang.

Keberadaan sport center nasional itu diharapkan menjadi pusat lahirnya atlet-atlet berprestasi Indonesia sekaligus motor baru pertumbuhan kawasan di Kabupaten Bogor. (yop)