Tol Sentul Selatan–Karawang Barat Segera Dibangun, Jadi Akses Baru ke Puncak 2
Pemerintah segera melelang proyek Tol Sentul Selatan–Karawang Barat sepanjang 61,5 km yang digadang-gadang menjadi solusi kemacetan jalur Puncak dan Tol Jagorawi.

HALLONEWS.ID – Pemerintah melalui Kementerian Pekerjaan Umum (PU) bersiap merealisasikan pembangunan Tol Sentul Selatan–Karawang Barat, salah satu proyek strategis yang diharapkan mampu memperkuat konektivitas wilayah Bogor, Bekasi, hingga Karawang.
Jalan tol dengan panjang sekitar 61,5 kilometer tersebut akan menghubungkan wilayah Kabupaten Bogor hingga Kabupaten Karawang dan diproyeksikan menjadi akses alternatif menuju kawasan timur Bogor dan jalur wisata Puncak.
Direktur Jenderal Pembiayaan Infrastruktur Kementerian PU Rachman Arief Dienaputra mengatakan proyek tersebut saat ini telah menyelesaikan tahap studi kelayakan atau feasibility study (FS) dan siap memasuki proses lelang.
“Proyek KPBU jalan tol yang penyiapannya sudah selesai dan akan dilelangkan tahun ini adalah Tol Sentul Selatan–Karawang Barat,” ujarnya, Jumat (6/3/2026).
Investasi Capai Rp34,75 Triliun
Pembangunan tol ini akan menggunakan skema Kerja Sama Pemerintah dan Badan Usaha (KPBU) dengan indikasi nilai investasi sekitar Rp34,75 triliun.
Pemerintah menawarkan masa konsesi hingga 40 tahun, dengan mekanisme pengembalian investasi melalui tarif tol (user charge).
Tol ini juga menjadi bagian dari rencana pengembangan Jakarta Outer Ring Road (JORR) yang akan memperluas jaringan jalan tol di kawasan penyangga ibu kota.
Dalam rencana trase yang disiapkan pemerintah, jalur tol akan melewati sejumlah wilayah strategis di Kabupaten Bogor, antara lain Kecamatan Babakan Madang, Sukamakmur, Tanjungsari, dan Jonggol.
Selain itu, jalur tersebut juga akan melintasi sebagian wilayah Kabupaten Bekasi sebelum berakhir di Karawang Barat.
Pembangunan tol ini juga akan berdampak pada pembebasan lahan di sejumlah kawasan, termasuk area permukiman, lahan pertanian, dan sebagian kawasan perkebunan.
Dukung Jalur Alternatif Puncak 2
Selain memperkuat konektivitas wilayah, Tol Sentul Selatan–Karawang Barat juga diproyeksikan mendukung pengembangan jalur alternatif Puncak 2.
Jalur tersebut diharapkan dapat mengurangi ketergantungan kendaraan pada jalur utama Puncak Bogor yang selama ini dikenal sebagai salah satu titik kemacetan terparah saat akhir pekan maupun musim liburan.
Dengan adanya tol ini, kendaraan dari arah Jakarta menuju kawasan wisata Puncak atau wilayah timur Bogor dapat memiliki rute alternatif yang lebih cepat.
Spesifikasi Jalan Tol
Secara teknis, jalan tol ini dirancang dengan spesifikasi kecepatan desain 100 km/jam, lebar lajur 3,5 meter, jumlah junction 3 titik, ramp on/off 6 titik, dan interchange 2 titik.
Dengan kapasitas tersebut, jalan tol diharapkan mampu menampung arus kendaraan dalam jumlah besar, termasuk kendaraan logistik menuju kawasan industri di Bekasi dan Karawang.
Kurangi Beban Jagorawi dan Tol Japek
Kehadiran Tol Sentul Selatan–Karawang Barat juga diperkirakan dapat mengurangi kepadatan lalu lintas di beberapa ruas utama, seperti tol Jagorawi, jalur arteri menuju Puncak, dan tol Jakarta–Cikampek.
Selama ini, jalur tersebut menjadi rute utama kendaraan logistik dan wisatawan menuju wilayah Bogor, Bekasi, dan Karawang.
Pemerintah berharap proyek tol ini tidak hanya menjadi solusi transportasi, tetapi juga mampu mendorong pertumbuhan ekonomi kawasan.
Koridor tol diperkirakan akan membuka peluang pengembangan kawasan industri, sektor pertanian, destinasi wisata, dan pusat pertumbuhan ekonomi baru.
Dengan konektivitas yang lebih baik, wilayah Bogor timur, Bekasi, dan Karawang diproyeksikan memiliki potensi ekonomi yang lebih besar di masa depan. (opy)
