Wanita Pengunjung Rutan Salemba Tertangkap Sembunyikan Sabu di Area Sensitif

Petugas Rutan Salemba menggagalkan upaya penyelundupan diduga sabu oleh seorang pengunjung wanita yang menyembunyikan barang terlarang di tubuhnya.

Jumat, 22 Mei 2026 - 11:00 WIB
Wanita Pengunjung Rutan Salemba Tertangkap Sembunyikan Sabu di Area Sensitif
Plastik Klip Berisi Serbuk Putih Ditemukan Saat Pemeriksaan Pengunjung Rutan. (Foto: Ditjenpas for Hallonews).

HALLONEWS.ID – Upaya penyelundupan narkotika ke dalam Rumah Tahanan Kelas I Jakarta Pusat berhasil digagalkan petugas pada Kamis (21/5/2026).

Seorang pengunjung perempuan berinisial TMA diamankan setelah kedapatan membawa plastik klip berisi serbuk putih yang diduga sabu.

Kepala Rutan Salemba, Wahyu Trah Utomo mengatakan peristiwa itu terjadi di area pemeriksaan pengunjung wanita sekitar pukul 14.26 WIB.

“Saat menjalankan pemeriksaan sesuai prosedur, petugas perempuan bernama Ochtavianti melihat gerak-gerik mencurigakan dari pengunjung tersebut,” ujar Wahyu pada Jumat (22/5/2026).

Lanjutnya, kecurigaan petugas semakin kuat ketika TMA berusaha menghalangi proses pemeriksaan lanjutan.

“Situasi itu membuat petugas meningkatkan kewaspadaan dan melakukan pemeriksaan lebih mendalam secara humanis,” kata Wahyu.

Ia menambahkan dari hasil pemeriksaan, ditemukan plastik klip berisi serbuk putih yang diduga narkotika disembunyikan di area sensitif tubuh pelaku.

Keberhasilan pengungkapan ini disebut tidak lepas dari kerja intelijen pemasyarakatan yang sebelumnya telah menerima informasi mengenai dugaan rencana penyelundupan barang terlarang ke dalam rutan.

Informasi tersebut langsung ditindaklanjuti dengan pengetatan pemeriksaan terhadap seluruh pengunjung yang masuk ke area layanan kunjungan.

Setelah barang bukti ditemukan, petugas segera mengamankan pelaku beserta barang bukti sebelum diserahkan kepada Polsek Cempaka Putih untuk proses hukum lebih lanjut.

Ia, menegaskan pihaknya tidak akan memberi ruang bagi peredaran narkoba di lingkungan pemasyarakatan.

Menurutnya, keberhasilan ini menjadi bukti sinergi antara petugas pengamanan, pemeriksa, dan intelijen dalam menjaga rutan tetap aman dari ancaman narkotika.

“Kami terus memperkuat pengawasan dan meningkatkan kewaspadaan terhadap seluruh aktivitas kunjungan demi menciptakan rutan yang bersih dari narkoba,” tandas Wahyu.

“Kasus ini kembali menjadi pengingat bahwa berbagai modus penyelundupan narkoba masih terus dilakukan demi memasukkan barang haram ke dalam lapas maupun rutan,” tambahnya. (fer)